Belajar Tajwid dengan Al-Qur'an Bukhara

syaamilquran.com – Belajar Tajwid dengan Al-Qur’an Bukhara – Membaca Al-Qur’an harus dengan tartil, dan dilengkapi dengan penggunaan tajwid yang benar. Syaamil Qur’an mempersembahkan Al-Qur’an Bukhara dengan ukuran A5 yang dilengkapi dengan pewarnaan tajwid. Khat tulisannya besar dan enak dibaca, sehingga memudahkan belajar Al-Qur’an beserta dengan tajwidnya. 

[caption id="attachment_3450" align="aligncenter" width="209"]Belajar Tajwid dengan Al-Qur'an Bukhara Belajar Tajwid dengan Al-Qur’an Bukhara[/caption]

1. Khat Rasm Usmani

Menggunakan khat yang tipis dan lancip sehingga nyaman ketika membacanya. Dengan penulisan yang stabil dan jelas, sehingga tidak akan melelahkan mata.

2. Standard Kementerian Agama RI

Mushaf yang mengacu kepada standar penulisan Kementerian Agama RI

3. Tashih Kementerian Agama RI

Produk ini telah diperiksa dengan teliti oleh pihak lajnah pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kementerian Agama RI, dengan mengeluarkan surat tashih sesuai peruntukannya.

4. Ayat Pojok

Mushaf dengan 15 baris dengan penggalan akhir ayat yang setiap halamannya diakhiri ayat-ayat pojok, yang biasa digunakan sebagai standard untuk menghafal Al-Qur’an.

5. Asbabun Nuzul

Penyusunan Asbabunnuzul ini mencakup hal-hal berikut.    

  1. Penyusunan berdasarkan pada ayat-ayat yang memiliki sebab turun ayat yang telah disepakati oleh para ulama.
  2. Mengutamakan periwayatan sahih dan dengan memperhatikan matan dari kandungan riwayat-riwayat tersebut.
  3. Sumber rujukan utama penyusunan Asbabunnuzul ini adalah kitab Lubabun­nuqul Fi Asbabinnuzul karya Jalaluddin As-Suyuthi dan Kitab Asbabunnuzul karya Imam Al Wahidi. Dilengkapi pula dengan rujukan Asbabunnuzul (Studi Pendalaman Al-Qur’an) karya A Mujab Mahali.

6. Hadits Shahih

Materi Hadits Sahih pada dasarnya merupakan penjelasan lain untuk memperkuat pemahaman ayat-ayat terkait. Penjelasan tersebut berupa penjelasan ayat atau penjabaran salah satu kata yang terdapat dalam ayat keyword. Demi menjaga kesahihan Materi Hadits, digunakan dua kitab hadits yang sudah diakui kalangan ulama di seluruh dunia  yaitu riwayat Bukhari dan Muslim.

7. Intisari Ayat

Rangkuman materi ayat Al-Qur’an menjelaskan hikmah atau kandungan dari ayat tersebut

8. Panduan Tajwid

Panduan hukum tajwid ini diletakkan pada setiap halaman. Tujuannya adalah mempermudah Anda melihat kembali aturan tajwid sehingga Anda  dapat  membaca  Al-Qur’an  secara  tartil  sesuai  contoh  Rasulullah  saw.

Panduan  hukum  tajwid  ini  diletakkan tepat di bawah khat  Al-Qur’an, se­bagaimana  dalam  gambar  di samping.

9. Indeks Tematik

Indeks Al-Qur’an ini disusun seperti berikut ini.

  1. Susunan indeks tematik berdasarkan empat tema pokok Al-Qur’an, yaitu akidah, akhlak, syariah, dan sirah (kisah).
  2. Keempat tema pokok tersebut kemudian diklasifikasikan ke dalam 15 (lima belas) bagian, yakni arkanul Islam, iman, Al-Qur’an, ilmu, amal, dakwah, jihad, manusia, akhlak, harta, hukum, kemasyarakatan, pertanian dan perdagangan, sejarah (kisah), dan agama-agama.
  3. Klasifikasi tersebut dijadikan sebagai judul indeks tematik.
]]>

Link Terkait