syaamilquran.com – Dalam rangka mengakomodasi kebutuhan beribadah warga muslim, Dinas Tata Kota Dublin telah menyetujui pembangunan masjid terbesar di Irlandia, yang berlokasi di Kota Clongriffin di Dublin Utara.
“Ini memberikan rasa positif bagi komunitas Muslim di Irlandia, terutama saat banyak hal negatif terjadi , khususnya di Timur Tengah dan saat ketegangan terjadi dimana-mana, ” kata Abdul Haseeb , koordinator Proyek Masjid Clongriffin kepada Irish Times, Minggu (1/9/2013).
” Ini memberi kami rasa memiliki,” tambah Abdul Haseeb.
Adanya masjid baru tersebut merupakan lampu hijau bagi umat Islam di Irlandia untuk terus maju dengan Masjid Raya-nya. Rencananya, masjid 3 lantai tersebut dibangun di atas lahan seluas 5.573 meter persegi. Diperkirakan dapat menampung sekira tiga ribu muslim saat kegiatan dan 550 orang saat sembahyang Jumat.
Masjid terbesar Irlandia di Clongriffin, diperkirakan biayanya sekira 40 juta Euro, dan akan difungsikan sebagai pusat kegiatan Islam termasuk sebagai pusat budaya dan tempat shalat.
Pengembangan juga akan mencakup kantor-kantor, toko buku , perpustakaan, ruang perawatan jenazah, pusat konferensi dengan enam ratus kursi, restoran , sekolah dasar, sekolah menengah , pusat kebugaran berlantai dua yang dilengkapi kolam renang indoor, pusat kebugaran, sauna dan ruang uap serta blok apartemen .
Muslim Irlandia sangat senang dengan disetujuinya masjid tersebut.
“Pada saat yang sama , kami sangat tersanjung karena besarnya proyek. Sangat besar dan banyak yang harus dilakukan.
Dibangunnya masjid tersebut diharapkan dapat merangkul komunitas sekitarnya serta terbuka bagi non-muslim yang ingin mengenal Islam. “Kami akan mencoba dan membuat ruang bagi semua orang,” kata Abdul Haseeb.
Kaum Muslim di Irlandia berjumlah 1,1 persen dari 4,5 juta penduduk negara negara tersebut. Jumlahnya terus meningkat karena imigrasi, kelahiran domestik dan banyaknya warga yang masuk Islam.
Dua dekade lalu, umat Islam berjumlah sekitar 4.000 jiwa. Sebuah sensus 2011 mencatat ada 49.204 Muslim di Irlandia, termasuk hampir 12.000 anak usia sekolah. Jumlah tersebut meningkat 51 persen sejak tahun 2006 .
]]>