syaamilquran.com – Disadari atau tidak, kita pasti pernah mengeluh. Entah itu tentang pekerjaan, kemacetan lalu lintas, makanan yang tidak enak, tentang perilaku anak, dan masih banyak penyebab lainnya. Mengeluh telah menjadi bagian dari hidup manusia, meski frekuensi dan kualitas keluhan setiap orang berbeda. Perbedaan ini terkait tingkat bagaimana kita mampu menghadapi permasalah yang dihadapi, berdasarkan pemahaman dan sudut pandang kita. Sabar, ikhlas dan seberapa besar keinginan untuk mengubah suatu keadaan menjadi lebih baik, biasanya akan meminimalisir keluhan.
Sebaliknya, sikap apriori, pesimis dan berburuk sangka terhadap kejadian yang sedang menimpa, secara otomatis memunculkan keluhan-keluhan yang alih-alih mendapatkan penyelesaian, malah menambah ruwet dan bisa menambah masalah baru.
Mengeluh merupakan bentuk rasa tidak puas dan tidak ikhlas menerima kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Misalnya, ketika sakit berkeluh kesah, macet mengumpat, banjir atau kekeringan mengkambinghitamkan orang lain.
Dengan mengeluh, secara tidak sadar, kita telah menutup panca indera kita dari hal positif yang bisa kita peroleh dari hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan tersebut. Selain itu, dengan mengeluhkan apapun yang terjadi pada kita, sama halnya dengan tidak bersyukur atas apa yang Allah berikan pada kita akibat pandangan kita cuma tertuju pada hal yang buruk.
Selain itu, jika Anda termasuk orang yang suka mengeluh, maka ketahuilah bahwa kebiasaan mengeluh tidak akan membuat situasi yang Anda hadapi menjadi lebih baik, malahan hanya akan menguras energi Anda dan menciptakan perasaan negatif yang tidak memberdayakan diri Anda.
Sangat penting bagi setiap muslim/muslimah mempunyai manajemen yang tepat agar tidak terus menerus berkeluh kesah dan dapat menyikapi setiap peristiwa yang dihadapi dengan mengacu pada cara yang diterapkan Rasulullah saw.
Berprasangka positif bahwa apa yang telah terjadi adalah yang terbaik menurut Allah, memunculkan rasa syukur yang terlintas di benak, terucap di bibir dan terlihat dari tindakan karena sesungguhnya jika kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat-Nya dan jika kita ingkar, sesunggunya azab Allah sangat pedih (QS Ibrahim: 7).
Mulai ambil waktu untuk bersyukur setiap hari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.
Kalau semakin banyak kita bersyukur atas apa yang kita miliki, maka semakin banyak hal yang akan kita miliki untuk disyukuri. Berarti semakin banyak kita mengeluh atas masalah yang Anda alami, maka jangan heran jika rasanya semakin banyak masalah yang kita alami untuk dikeluhkan.
Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.
Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh, coba beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan kembangkan sikap penuh syukur lalu lihatlah perubahan dalam diri Anda.
Sumber: eramuslim.com dan haryantokandani.com
]]>