Syaamilquran.com – Pengajian rutin Sygma Examedia Arkanleema kembali berlangsung Kamis, 25 April 2013, di ruang pertemuan Sygma dan diikuti hampir seluruh karyawan Sygma beserta jajaran manajemen.
Kali ini, pengisinya adalah Alvin Firmansyah dan ayahnya Ustadz Firman dari Rumah Tahfidz (Penghafal Al Quran) Durunnafis, Kota Bogor. Alvin, 10 tahun, adalah anak kelas 4 SD Panaragan 1 Bogor, yang mampu menghafal 17 juz Al Qur’an berikut terjemah dan letak ayatnya, berkat bimbingan ayahnya sejak kelas satu.
Berbeda dengan sebelumnya, pengajian kali ini yang mengambil tema “Bedah Surat Al Baqarah” adalah dakwah Qur’an interaktif dengan jama’ah sebagai penguji Alvin untuk memberikan pertanyaan tentang detail surat al-Baqarah.
Saat pengajian berlangsung, jamaah dibuat kagum dengan kemampuan Alvin untuk menyebutkan sekaligus menyampaikan letak ayat, jumlah lafadz yaa ayyuhal ladziina aamanu dalam Surat Al Baqarah, ayat terpanjang dan lainnya. Sepertinya, semua sudah terekam dengan baik dalam memori anak pertama dari empat bersaudara tersebut. Apalagi saat Alvin melantunkan tilawah, langgamnya menyerupai langgam Syaikh Misyari Rashid.
Menurut Ustadz Firman, kemampuan Alvin itu tidak begitu saja diperolehnya. Sejak kelas satu SD, Alvin secara tekun terus belajar menghafal Al Quran, terutama surah Al Baqarah.
“Intinya, menghafal Al Quran itu adalah selalu diulang-ulang” kata Ust. Firman, seraya memperlihatkan mushaf Al Quran yang digunakan Alvin untuk menghafal.
Kondisinya sudah tidak utuh lagi, karena bagian covernya sudah copot dan sebagian tampak sudah lusuh dan robek, karena digunakan bolak-balik oleh Alvin untuk menghafal, terutama bagian Surah Al Baqarah. “Bagian surah Al Baqarah ini tinggal dua lembar lagi, karena sering di bolak-balik Alvin untuk menghafal,” ucap Ust Firman.
Meski demikian, ada hal yang membahagiakan. Ternyata mushaf Quran yang digunakan Alvin untuk menghafal berasal dari Syaamil Quran.
“Judulnya bukan riya ya. Tapi untuk motivasi, bahwa dengan mushaf dari Syaamil Quran ini, Alvin bisa menerjemahkan Al Baqarah dan 17 juzz lainnya. Alhamdullillah. Jazakallah khairan katsiraan,” tutur Ust. Firman
“Ini mesti ada penggantinya,” ucapnya sambil terkekeh, yang membuat jamaah ikut tertawa.
“Kalau ada yang punya Quran, tapi masih utuh, harus curiga. Disimpannya di tempat yang tinggi sampai ngambilnya susah. Niatnya sih ingin memuliakan Al Quran, tapi caranya salah. Dibiarkan Al Quran itu seperti museum. Naudzubillah min Dzalik,” tanda Ust. Firman.
Dalam kesempatan tersebut, Ust. Firman pun mengajak dua adik Alvin yang kecil, yaitu Sabrina (5 thn) dan Adnan (4 thn) tampil di depan, membacakan surah Al Baqarah ayat 1-16.
Subhanallah, ternyata Sabrina dan Adnan mampu melafalkan ayat-ayat tersebut dengan lancar.
“Sabrina dan Adnan ini menggunakan metode dengar dan praktek. Mereka mendengarkan murottal secara audio, kemudian mempraktekannya, seperti yang Alvin juga lakukan,” jelas Ust Firman, yang menambahkan bahwa murrotal yang diperdengarkan kepada Alvin dan adik-adiknya adalah yang dibacakan oleh Syaikh Misyari Rashid.
Selesai pengajian, pihak manajemen Sygma yang diwakili Presiden Direktur, Bapak Riza Zacharias, memberikan kenang-kenangan berupa mushaf Al Quran, kepada Ust. Firman, Alvin serta Sabrina dan Adnan.
Setelah beristirahat, Ust. Firman sekeluarga kemudian diajak ke percetakan untuk melihat proses pencetakan mushaf Quran dari Syaamil Quran. (ron)
***
]]>
