Syaamil Quran

Bekal untuk Menghadapi Hari Akhirat Kelak

5_105

“(Ingatlah) pada hari ketika Allah mengumpulkan para rasul, lalu Dia bertanya (kepada mereka), “Apa jawaban (kaummu) terhadap (seruan)mu?” Mereka (para rasul)  menjawab, “Kami tidak tahu (tentang itu). Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib.” (QS Al-Ma’idah, 5: 109)

Setiap perbuatan dan semua tindakan yang dilakukan seorang hamba untuk mencari karunia Allah merupakan sebuah amal saleh. Hal itu bisa berupa, misalnya,

  • menyampaikan perintah agama Allah kepada manusia atau berdakwah, 
  • memperingatkan seseorang yang tidak mau bertawakal kepada Allah atas takdirnya,
  • menjauhi seseorang dari mempergunjingkan orang lain,
  • memelihara rumah dan badan agar tetap bersih baik diri sendiri maupun keluarga,
  • memperluas wawasan dengan membaca dan belajar terutama permasalahan-permasalahan agama,
  • berbicara dengan sopan kepada orang tua, orang yang umurnya lebih atas dari kita, dan menyayangi orang yang umurnya lebih muda,
  • mengingatkan orang tentang akhirat,
  • merawat orang sakit,
  • menunjukkan perasaan cinta dan kasih sayang tidak hanya kepada sesama manusia tapi juga kepada binatang,
  • mencari nafkah dengan cara yang halal sehingga hasilnya dapat digunakan untuk kemanfaatan orang lain,
  • membalas kejahatan dengan kebaikan dan kesabaran

Semua itu merupa-kan amal saleh jika dilakukan untuk mencari keridhaan Allah. 

Orang-orang yang menginginkan agar kesalahannya diampuni dan diganti dengan kebaikan di akhirat hendaknya selalu melakukan perbuatan yang sangat diridhai Allah.

Untuk tujuan itu, hendaknya kita selalu ingat hari ketika semua amal-an perbuatan akan diperhitungkan pada saatnya, yaitu ketika datangnya hari perhitungan dan pengadilan.

(dikutip dari Harun Yahya. Beberapa Rahasia  dalam Al-Qur’an, 2004)

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *