Syaamil Quran

Berinteraksi Intensif dengan Al Quran

ahmadsyaamilquran.com – Membentuk diri menjadi pribadi Quran bukanlah hal mudah, tetapi bukan pula tidak bisa dilakukan. Setiap muslim bisa menjadi pribadi Qurani, asalkan memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkannya. Inti dari interaksi secara utuh dengan Al Quran adalah menjadikannya sebagai kebutuhan hidup. Jika kita sudah mampu melakukannya, maka seperti halnya makan, kita pasti meluangkan waktu untuk dapat berinteraksi dengan Al Quran, dari membacanya, mentadabburinya hingga mengamalkannya.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengintensifkan interaksi kita dengan Al Quran seperti dikutip dari Majalah Ummi edisi Agustus 2009:

  1. Sering membacanya. Al Quran berasal dari kata Qaraa, yang berarti bacaan.  Dengan demikian, sudah seharusnya Al Quran itu dibaca. Apalagi, Al Quran adalah petunjuk hidup bagi umat islam. Tentu mustahil suatu petunjuk akan bermanfaat kalau tidak dibaca.
  2. Setelah terbiasa membacanya, kemudian mentadabburinya. Dalam Al Quran banyak dikatakan, orang yang tidak mentadabburi Al Quran, akan dikeraskan hatinya oleh Allah, terkunci, bila kita sampai tidak punya waktu, tidak punya keinginan untuk mentadabburi nilai-nilai Al Quran. Proses tadabbur sendiri bisa dimulai dengan membaca terjemahan Quran. Dengan membaca terjemahannya, isi Quran pun akan lebih banyak yang bisa mengendap dalam memori kita.
  3. Setelah mengerti terjemahannya dan lebih paham dengan nilai-nilai Al Quran, makin mudah kita hidup dengan Al Quran, yaitu mengamalkan dan mengaplikasikan nilai-nilai yang sudah kita temukan itu dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Seiring upaya tersebut, kita bisa mulai mengajak orang-orang di sekeliling kita, baik keluarga, kerabat, tetangga dan masyarakat untuk menjadi bagian dari pribadi-pribadi qurani. Mau? *** (roni ramdan)
]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *