Syaamil Quran

Budaya Sendok, Garpu, Pisau, dan Makan dengan Tangan Kiri

Budaya Sendok, Garpu, Pisau,  dan Makan dengan Tangan Kiri – Bagi orang yang hidup di Indonesia, tempat nilai-nilai budaya Timur masih dijunjung tinggi, makan dengan tangan kanan bukan hal yang sulit dilakukan karena itu telah menjadi kebiasaan sehari-hari. Hal ini berbeda dengan kebiasaan di Barat. Di sana, kita akan dihadapkan pada budaya sendok, garpu, dan pisau. Budaya ini berefek pada dominannya tangan kiri dengan medium pisau dan garpu. Garpu itulah yang kemudian berperan sentral.

Budaya Sendok, Garpu, Pisau,  dan Makan dengan Tangan Kiri

Sebenarnya, budaya sendok, garpu, dan pisau tidak harus menjadikan kita lupa akan sunnah Rasulullah saw. Kita bisa menggunakan ketiganya, tetapi ketika menyuap, usahakan menggunakan tangan kanan.

Ingatlah kembali kisah Iyas bin Salamah bin Akwa. Ia menceritakan pengalaman ayahnya yang melihat seseorang makan dengan tangan kiri. Ketika itu, Rasulullah saw. menegurnya, “Makanlah dengan tangan kananmu.”“Wahai Rasulullah, aku tidak bisa!” sanggah lelaki itu.

“Tidak bisa?” tanya Rasulullah saw. “Tidak ada yang melarangmu selain rasa sombongmu,” sabda beliau.

Teguran Rasul menyebabkan lelaki tersebut tidak mau lagi menyuapkan makanan dengan tangan kirinya (H.R. Muslim).

Dengan sangat jelas, Nabi saw. melarang umatnya makan serta minum menggunakan tangan kiri. Beliau bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian makan, hendaklah ia makan dengan tangan kanannya; dan apabila ia minum, minumlah dengan tangan kanannya. Sesungguhnya, setan makan dengan tangan kirinya” (H.R. Muslim).

 

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *