Kebenaran Ayat-Ayat Al Quran dan Al Hadist[/caption]
syaamilquran.com – Allah Subhanahu wata’ala telah menyatakan bahwa Al Quran diturunkan langsung oleh-Nya, sehingga tidak ada keraguan di dalamnya (lihat Qs. Yunus;37), dan Al Quran merupakan kitab yang menjelaskan segala sesuatu yang ada di alam ini, sebagai bahan renungan bagi orang-orang yang berpikir (lihat QS An Nahl: 89)
Kebenaran ayat-ayat Al Quran yang diturunkan sekira 14 abad lalu tersebut, baru dapat dibuktikan pada masa sekarang melalui sejumlah penelitian yang dilakukan. Berikut ini beberapa fakta dalam Al Quran dan hadist yang telah dibuktikan kebenarannya, yang dilansir dari www.kaheel7.com
Kebenaran Ayat-Ayat Al Quran dan Al Hadist
1. Setiap Ciptaan Allah itu Berpasangan
Allah SWT berfirman:
“Dan segala sesuatu Kami telah menciptakan berpasangan agar kalian dapat menjadikannya pelajaran” (Ad-Dzariyat: 49).
Allah menciptakan dunia ini dengan penuh keseimbangan. Dalam setiap satu ciptaannya, selalu ada pasangannya. Para peneliti menemukan bahwa dalam jantung atom terdapat bagian positif dan negatif; dalam dunia matematika, ada jumlah positif dan negarif; dalam ilmu pengetahuan, waktu malam diimbangi waktu siang, ada hawa panas dan dingin, terang dan gelap; dalam dunia tanaman ada feminin dan maskulin.
Kebenaran ilmiah bahwa setiap tanaman di bumi adalah berpasangan belum diketahui faktanya saat diturunkan Al Quran. Tetapi Allah mengatakan kepada kita dalam firman-Nya: “dan semua buah-buahan di dalamnya dijadikan berpasangan” (Ar-Ra’d:3).
2. Warna Api
Para ilmuwan yang mempelajari api dan hubungannya dengan temperatur, menemukan bahwa warna api adalah merah, kemudian jika ditinggikan suhunya maka warna api akan menjadi putih dan jika dinaikkan lagi suhunya maka warna api akan berubah menjadi hitam dan fenomena ini disebut oleh para ulama radiasi benda hitam, dan yang menakjubkan lagi adalah Nabi saw telah menyebutkan fenomena ini, adanya perubahan warna api! Nabi Muhammad saw bersabda:
“Api dinaikkan suhunya selama seribu tahun sampai berubah menjadi merah, lalu dinaikkan lagi selama seribu tahun hingga berubah menjadi putih, kemudian dinaikkan lagi selama seribu tahun sampai menghitam, dan itulah yang disebut dengan hitam legam”. (HR. At-Tirmidzi).
3. Ukuran Bumi Berkurang
Para ilmuwan menemukan bahwa bumi itu dulunya lebih besar dari ukuran saat ini. Ukurannya terus menurun dengan berlalunya jutaan tahun. Penemuan ini disebutkan dalam al-Quran dengan jelas:
“Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya?….” (QS Ar-Ra`d: 41)
4. Jasad Firaun yang Tetap Utuh
Jasad Firaun yang ditenggelamkan Allah namun tetap utuh telah membuat bingung para ilmuwan, yang bertanya-tanya bagaimana mungkin tubuh mayat yang tenggelam di lautan dalam masih bisa utuh dan bisa disaksikan sampai saat ini.
Inilah salah satu kuasa Allah yang disampaikan dalam firman-Nya:
“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan Sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan kami”. (QS. Yunus: 92)
5. Bangunan Piramida Dibuat dari Tanah Liat
Para peneliti Prancis dan Amerika berpendapat bahwa batu-batu besar yang digunakan oleh para Firaun untuk membangun piramid hanyalah “tanah liat” kemudian dipanaskan pada suhu yang tinggi. Pendapat ini sesuai dengan Al-Qur’an yang menyampaikannya secara akurat dan sempurna, dalam ayat yang diucapkan Fir’aun ketika ia berkata:
“…Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat, kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta”. (QS Qashash: 38)
Kenyataan itu telah dikonfirmasi oleh ilmuwan terkemuka di Amerika dan Perancis, dengan menampilkan contoh gambar menggunakan mikroskop elektron dari batu piramida.
Bukti ilmiah tersebut menegaskan bahwa pembangunan monumen yang tinggi harus bersandar pada tanah, sama dengan apa yang telah disebutkan dalam kitab Allah Swt, dan rahasia ini yang disembunyikan oleh Firaun. Namun Allah mengetahui rahasia itu dan yang tersembunyi sekalipun, karena itulah Allah menyampaikannya kepada kita agar menjadi salah satu tanda dan saksi akan kebenaran Al-Qur’an yang mulia.
Sahabat Syaamil. Masih banyak kebenaran ilmiah lainnya yang terkandung dalam Al Quran. Untuk mengetahuinya, tidak ada lagi cara yang bisa kita lakukan selain membaca Al Quran. Manfaat dan pengetahuan dalam Al Quran hanya bisa kita peroleh dengan membaca dan menghayatinya. Karena itu, mari jadikan Al Quran sebagai bacaan, bukan pajangan. Ayo ngaji tiap hari! *** (roni ramdan).
]]>