Syaamil Quran

Mat Solar dan Al Faatihah

mat solarsyaamilquran.com – Sahabat Syaamil, ayat-ayat Al Quran, memiliki banyak manfaat bagi mereka yang membacanya sekaligus mengamalkannya. Salah seorang yang melakukan hal itu adalah artis pemeran Bajuri di sitkom Bajaj Bajuri,  yaitu Mat Solar.

Artis bernama asli Nasrullah ini sangat menyukai surat Al Faatihah. Di luar shalat, pria kelahiran 1962 tersebut sangat suka membacanya.  Ia pun berusaha menghayati setiap makna yang terkandung di dalamnya. Mengapa Al Fâtihah? “Supaya kita bisa istikamah,” jawabnya singkat.

Ada tiga prinsip dalam Al Fâtihah yang membuatnya tertarik. Pertama, bismillahi ar rahman ar rahiim atau “dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.” Ayat ini menyiratkan sebuah makna bahwa hidup manusia harus dipenuhi kasih sayang. “Karena itu, saya berusaha agar gerak langkah saya senantiasa dilandasi rasa kasih sayang,” jelasnya. 

Kedua, alhamdulillahi rabbul ‘alamin atau “segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.” “Saat mendapatkan hal-hal menyenangkan, kita wajib mnegucapkan hamdalah. Hanya saja, kalau saya mendapatkan apa  yang saya inginkan, saya menyebut subhanallah dulu. Terkadang, sebagai manusia, saya ingin dipuji dan dihargai orang. Makanya saya mengucapkan subhanallah. Kita tidak suci dari perasaan itu, sedangkan Allah Mahasuci dari hal-hal seperti itu. Baru setelah itu saya mengucapkan alhamdulillah. Kita kembalikan lagi kepada Allah yang memiliki semua pujian,” ungkapnya panjang lebar.

Dia pun mengungkapkan bahwa yang berpengaruh bukan hanya pujian, tapi juga hinaan. Hinaan bisa melahirkan rasa marah dan dengki. “Kita ucapkan subhanallah. Akui rasa marah dan dengki itu ada dalam diri kita. Dan Mahasuci Allah dari rasa ini,” ungkapnya mantap. 

Ketiga, ihdinaa shirathal mustaqiim atau “tunjukkan kami ke jalan yang lurus.” “Mengapa tiap hari kita minta ditunjukkan ke jalan yang lurus? Apa maknanya? Begini, setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap bulan, hati kita kadang berubah. Karena itulah kita minta kepada Allah agar dibimbing ke jalan yang lurus. Kemudian akal kita bicara, hati bicara dan nafsu pun bicara! Terkadang ada rasa sombong, tetapi kita minta’ Ya Allah tunjukkan kepadaku supaya aku tidak sombong. Kalau jalan ini salah, Ya Allah tunjukkan kepadaku jalan yang benar’,” ungkapnya.

Tiga prinsip inilah yang dijadikan pijakan hidup Mat Solar. Dengan membaca dan mengamalkan Al Faatihah, dia berharap lahirnya penjagaan Allah.

“Apabila kita bersalah, kita berharap ditegur langsung oleh Allah. Bentuknya bisa macam-macam, misalnya muncul bisikan dalam hati yang disebut hati kecil, intuisi atau nurani saat melakukan suatu amal sehingga amal kita terjauh dari keburukan. Bisa pula lewat peristiwa yang menimpa orang lain, muncul ilham di situ,” demikian ungkapnya.

Apa yang disampaikan Mat Solar tersebut sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh Abdullah bin Abbas, “Barang siapa membaca Al Qur’an lalu mengikuti isinya, Allah akan memberi petunjuk dari kesesatan di dunia dan menjaganya pada hari Kiamat dari beratnya hisab.”

Karena itu, tidak ada pilihan lain bagi kita sebagai muslim, untuk mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.***

Sumber: Sulaiman Abdurrahim. Agar Para Malaikat Berdoa Untukmu. Arkanleema. 2011.

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *