Allah memberikan kabar gembira, bahwa perbuatan sekecil apapun akan diberi balasan yang berlipat ganda. Allah juga memberi tahu kita bahwa manusia akan diberi pahala jika mereka menyesal dan memohon ampunan kepada-Nya. Namun, Allah mengancam orang-orang yang tidak beriman kepada-Nya, tidak mau mematuhi perintah dalam Al Quran dan berpikir bahwa tidak ada kehidupan setelah kematian.
Neraka adalah ganjaran untuk orang-orang berdosa, dan orang-orang yang mengada-adakan suatu kebohongan dan durhaka kepada Allah. Allah menggambarkannya dalam QS Al A’Raf: 51
Di neraka, siksa yang mengerikan, yang tidak bisa dibandingkan dengan rasa sakit di dunia, telah menunggu penghuni neraka. Neraka adalah tempat yang penuh dengan api, rasa sakit, putus asa dan ketidakbahagiaan. Penghuni neraka berdoa kepada Allah dan memohon dikeluarkan dari neraka. Tetapi, begitu sudah ada di neraka, sudah terlambat untuk merasa sesal atau sedih. Allah memberi manusia kesempatan hingga saat kematiannya. Tetapi, begitu meninggal, memulai kehidupan akhirat, rasa sesal tidak akan lagi berguna.
Penghuni neraka menjalani kehidupan lebih buruk daripada kehidupan binatang. Satu-satunya makanan yang mereka temui hanyalah buah dari duri pahit dan pohon Zaqqum (yang menurut sebagian ulama adalah sejenis pohon kecil dengan dedaunan yang sangat busuk aromanya. Getahnya mengakibatkan bengkak bila menyentuh badan manusia). Mereka meminum darah dan nanah. Dengan kulit mengelupas, daging terbakar dan daerah berceceran di mana-mana, mereka menjalani kehidupan yang menghinakan. Dengan tangan terikat pada leher, mereka dimasukkan ke tengah-tengah api. Bahakan kehidupan seperti ini akan tetap abadi. (Harun Yahya. Indahnya Islam Kita. 2004)
(dikutip dari Al Quran Miracle the Reference)
]]>