fbpx

Alhamdulillah Pelatihan Menghafa Al-Qur’an Metode Tikrar yang diadakan di Masjid Al Muttaqien Lembaga Deeniyat Sumbawa dipenuhi oleh jamaah yang sangat antusias ingin menjadi penghafal Quran.

Acara ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai latar belakang dan berbagai tingkatan usia, mereka semua tampak membaur dan khidmat mengikuti seluruh rangkaian acara.

Pelatihan menghafal Al-Qur’an ini dibawakan oleh Ust. Darmidi, SE selaku trainer Syaamil Quran dan Branch Manager Syaamil Quran Cabang Jawa Timur. Pelatihan semacam ini juga merupakan kegiatan pertama kali yang diadakan di Kabupaten Sumbawa. Allahu Akbar.

Di tengah-tengah para peserta, hadir juga Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dan Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM yang mengajak serta keluarganya untuk mengikuti pelatihan menghafal Al-Qur’an metode Tikrar ini.

Ketua Panitia Pelatihan, Ustadz Slamet Riyadi S.Pd.I mengatakan, bahwa pelatihan menghafal Al Quran Metode Tikrar (Hafal Tanpa Menghafal) ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan semangat umat dalam menghafal Al Qur’an.

“Mimpi kita di sini, menjadikan Sumbawa sebagai pusat pendidikan Islam. Saya mengimpikan nanti, bagaimana kita melihat para nelayan di laut, petani di sawah, sopir di terminal, pegawai di kantoran, dan anak-anak di sekolah, asyik mengtikrorkan ayat-ayat Allah. Mimpi ini juga merupakan harapan dari Almarhum drh. Zainal Muttaqien yang mewakafkan lahannya untuk mendirikan lembaga pendidikan di sini,” kata Ust Slamet, seraya mengatakan, bahwa siapapun yang bersahabat dengan Al-Quran, tidak akan kecewa di dunia dan akhirat.

Sementara Ketua MUI Sumbawa, Ust. Syukri Rahmat S.Ag dalam sambutannya menyebutkan kegiatan yang diprakarsai Lembaga Deeniyat ini sangat positif dan bermanfaat. Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut Kabupaten Sumbawa benar-benar diliputi rahmat, magfiroh dan ridho dari Allah SWT. Kegiatan ini juga sebagai ikhtiar bersama dalam mencetak kader-kader Qur’ani.

Menurut ulama Sumbawa ini, bahwa tidak ada sesuatu yang lebih tinggi nilainya dari orang yang bersahabat dengan Al Qur’an, dan tidak ada yang lebih mulia dari orang yang menghafal Al Qur’an. “Saya pribadi sangat ta’zim dengan ahli dan penghafal Al Qur’an, hatta dia itu anak-anak. Karena pada diri mereka ada malaikat-malaikat Allah yang menyertainya. Dan Al Qur’an menjadikan kita hamba-hamba yang terbaik. Terima kasih kepada Lembaga Deeniyat yang memprakarsai acara ini, semoga mendapat limpahan rahmat-Nya,” ucapnya.

Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM, menilai kehadiran para jamaah di acara tersebut sebagai salah satu dari taman-taman syurga yang nantinya akan dibanggakan Allah di hadapan Malaikat-Nya.

Ini adalah niat dan ikhtiar untuk mempelajari, menghafal dan memaknai Kiktab Suci Al-Quran dan kandungannya. Sebab janji Allah bahwa orang yang menghafal Al-Qur’an kelak dapat menyelamatkan 10 anggota keluarganya yang telah nyata-nyata masuk Neraka.

Karenanya kegiatan ini diharapkan bukan yang pertama sekaligus yang terakhir, melainkan digelar kembali dengan gaung yang lebih besar. Tentunya dengan harapan, Samawa Tana Intan Bulaeng menjadi daerah yang diliputi keberkahan. Karena keberkahan suatu daerah sangat ditentukan oleh masyarakatnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengaku sangat tertarik mengikuti pelatihan tersebut, selain menambah ilmu secara pribadi juga bermanfaat bagi semuanya. “Ini sangat positif dan luar biasa,” pujinya.

Sumber : http://www.samawarea.com/