Syaamil Quran

Ayat Makkiyah dan Madaniyah

syaamilquran.com – Ayat Makkiyah dan Madaniyah – Al Qur’an diturunkan dalam 2 periode. Periode pertama dinamakan Periode Mekah. Turunnya Al Qur’an pada periode pertama ini terjadi ketika Nabi SAW bermukim di Mekah (610-622 M) sampai Nabi Muhammad saw melakukan hijrah. Ayat-ayat yang diturunkan pada masa itu kemudian disebut dengan ayat-ayat Makkiyah, yang berjumlah 4.726 ayat, dan terdiri atas 89 surat.

[caption id="attachment_2159" align="aligncenter" width="300"]Ayat Makkiyah dan Madaniyah Ayat Makkiyah dan Madaniyah[/caption]

Periode yang kedua adalah Periode Madinah. Sebuah periode yang terjadi pada masa setelah Nabi Muhammad saw hijrah ke Madinah (622-632 M). Ayat-ayat yang turun dalam periode ini kemudian dinamakan ayat-ayat Madaniyyah, meliputi 1.510 ayat dan mencakup 25 surat.

Ayat-ayat Makkiyah maupun Madaniyyah yang terdapat Al Qur’an memiliki beberapa perbedaan yang menjadi ciri khas. Berikut ini adalah ciri-ciri yang terdapat pada kedua kategori ayat tersebut.

Ciri-ciri Ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyyah

Makkiyah

  • Ayat-ayatnya pendek.
  • Diawali dengan yaa ayyuhan-naas (wahai manusia).
  • Kebanyakan mengandung masalah tauhid, iman kepada Allah swt, masalah surga dan neraka, dan masalah-masalah yang menyangkut kehidupan akhirat (ukhrawi).

Madaniyyah

  • Ayat-ayatnya panjang.
  • Diawali dengan yaa ayyuhal-ladziina aamanuu (wahai orang-orang yang beriman).
  • Kebanyakan tentang hukum-hukum agama (syariat), orang-orang yang berhijrah (Muhajirin) dan kaum penolong (Anshar), kaum munafik, serta ahli kitab. *** (syaamilquran/ sumber: 10 Bersaudara Bintang Al Quran,  Arkanleema)
]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *