Syaamil Quran

Jawaban Allah

Satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan sebuah kapal terdampar di pulau kecil yang tidak berpenghuni. Ia berjuang untuk tetap hidup. Ia berdoa supaya Allah Swt menolongnya keluar dari pulau itu. Setiap hari dia mengamati langit dan laut, berharap pesawat atau apapun datang dan memberi pertolongan. Tetapi, tak ada yang datang

Dengan usahanya, walaupun letih dan sedih, ia memutuskan untuk bertahan di pulau itu. Sampai akhirnya dia berhasil membangun gubuk kecil dari kayu apung untuk melindungi dirinya dari cuaca dan untuk menyimpan beberapa barang yang ia miliki.

Suatu hari, setelah dia pergi mencari makan, dia kembali ke gubuknya dan mendapati gubuk kecilnya itu terbakar. Bara dari kayu yang terbakar terlihat di sana-sini dan asap terlihat membumbung tinggi ke langit. Pria itu kehilangan semua benda miliknya yang disiman di dalam gubuk.

Dia sedih dan marah, kemudian berseru: “Ya Tuhan, teganya Engkau menimpakan takdir seperti ini padaku…!”. Dia menangis dan terpuruk hingga akhirnya terlelap.

Pagi-pagi keesokan harinya, ia terbangun oleh suara kapal yang mendekati pulau itu. Ternyata kapal datang untuk menyelamatkannya dari pulau yang tak berpenghuni itu.

“Bagaimana caranya Anda tahu saya di sini?” tanya pria itu kepada penyelamatnya.

“Kami melihat tanda asap yang berasal dari pulau ini,” jawab mereka.

***

Terkadang kita mudah sekali menyerah ketika keadaan menjadi buruk. Tetapi kita harus senantiasa menjaga iman dan takwa kepada Allah Swt. Senantiasa berikhtiar, berdoa dan bertawakal. Ketika ada hal yang kurang berkenan terjadi dalam hidup ini, kita harus berkata pada diri sendiri bahwa Allah pasti mempunyai jawaban postif untuk hal tersebut. 

(dikutip dari Majalah Nurul Hayat, Edisi 82, November 2010)

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *