Syaamil Quran

Juara 1 Hafidz Indonesia Silaturahmi ke Sygma

syaamilquran.com – Juara satu Hafidz Indonesia 2013, Hilyah Qonita (5 tahun), berkunjung ke Sygma bersama kedua orang tuanya. Hilyah berkunjung dalam rangka silaturahmi dengan Syaamil Quran yang telah mendukung program Hafidz Indonesia di RCTI. Hilyah dan keluarganya kami jemput di suatu tempat di Dipati Ukur, selepas shalat Jumat.

[caption id="attachment_2862" align="aligncenter" width="458"]Juara 1 Hafidz Indonesia Silaturahmi ke Sygma Juara 1 Hafidz Indonesia Silaturahmi ke Sygma[/caption]

Kunjungan Hilyah merupakan kesempatan berharga bagi Sygma dan Syaamil Quran. Kami pun memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan tersebut untuk ngobrol dengan orang tuanya mengenai cara mendidik Hilyah dalam menghafal Al Quran dan menjadikannya seorang hafidz. Di Sygma, Hilyah yang masih berusia 5 tahun tersebut, terlihat ceria dan ia tertarik dengan buku-buku yang ada di perpustakaan Sygma, tempat kami mengobrol. 

“Saya membiasakan Hilyah untuk mendengarkan bacaan Al Quran, sejak dalam kandungan,” ujar Nuroniyah Manaf (33 thn), ibunda Hilyah. Hilyah merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

[caption id="attachment_2864" align="aligncenter" width="368"]Hilyah Hilyah[/caption]

“Program menghafal Qur’an sudah saya mulai sejak hamil, yaitu dengan memperbanyak mengkhatamkan Al-Qur’an. Khataman Al-Qur’an ini saya lakukan untuk merangsang tumbuh kembang otak janin sejak dari dalam kandungan. Saya juga selalu berkomunikasi dengan Hilyah sebelum tilawah. Misalnya mengatakan, “De, Ibu mau tilawah surat Yusuf nih sekarang. Dengarkan ya..”. Itu selalu saya lakukan sambil mengusap perut.

“Setelah lahir pun, saya selalu membacakan Al Quran dan mengajarkan huruf-huruf hijaiyah setiap bersama Hilyah sehingga lama-kelamaan ia menjadi terbiasa,” tambah Nur.

[caption id="attachment_2865" align="aligncenter" width="368"]Hilyah dengan Presiden Direktur Sygma Hilyah dengan Presiden Direktur Sygma[/caption]

Obrolan pun berlangsung menyenangkan. Brand Manager Sygma, Tina Rakhmatin, begitu antusias untuk menggali lebih banyak kiat-kiat membesarkan anak menjadi seorang hafidz dari Nur yang selama kehamilan Hilyah. Hilyah sendiri tampak asyik bermain dengan buku puzzle yang ada di perpustakaan. Sementara ayah Hilyah, Muslim, turut mendengarkan obrolan sambil sesekali menambahkan informasi yang disampaikan oleh Nur.

Sebelum kami ajak berkeliling melihat proses pencetakan Syaamil Quran, Hilyah sempat melantunkan hafalannya. Subhanallah, suara begitu enak didengar dan bacaannya pun begitu tertib.

[caption id="attachment_2866" align="aligncenter" width="328"]Hilyah di Percetakan Al-Qur'an Hilyah di Percetakan Al-Qur’an[/caption]

Kami pun tidak lupa untuk memberikan kenang-kenangan berupa beberapa produk Al Quran dari Syaamil Quran, serta satu paket Rasulullah Sahabatku dari Sygma Daya Insani.

Di ruang pra produksi, teman-teman yang biasa mengonsep Al Quran Syaamil pun begitu antusias dengan kedatangan Hilyah dan keluarganya. Bahkan, Presiden Direktur Sygma, Riza Zacharias, menemui langsung Hilyah dan kedua orang tuanya untuk menyampaikan ucapan selamat datang. Saat Hilyah kembali melantunkan hafalannya, tidak sedikit dari rekan-rekan di bagian pra produksi yang mengabadikan moment tersebut dengan kamera video di ponselnya, termasuk Presdir Sygma.

Mereka tampak takjub dengan kemampuan Hilyah, ada juga yang merasakan merinding mendengarkan merdunya lantunan ayat-ayat Al Quran yang disampaikan Hilyah.

[caption id="attachment_2867" align="aligncenter" width="368"]Hilyah Mendapatkan Hadiah Rasulullah Sahabatku Hilyah Mendapatkan Hadiah Rasulullah Sahabatku[/caption]

Selesai di ruang pra produksi, Hilyah dan kedua orangtuanya kami bawa ke ruang produksi. Setelah selesai melihat-lihat dan bertanya-tanya seputar proses produksi di percetakan, kunjungan pun berakhir. Kamipun kembali ke ruang perpustakaan untuk beristirahat. Dalam kesempatan tersebut, Hilyah menerima karikatur gambar dirinya yang digambar oleh ilustrator Ade Wawa.

Setelah selesai beristirahat, kami pun mengatarkan Hilyah dan kedua orangtuanya ke tempat travel, untuk kembali ke tempat tinggal mereka di Jakarta. ***

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *