Syaamil Quran

Kebaikan yang ditunda-tunda

Dahulu kala, di daerah Hijaz, hiduplah seorang penyair hebat bernama Asya. Banyak orang yang menyukai puisi-puisinya. Sayang, Asya memiliki satu kebiasaan buruk,dia suka bermabuk-mabukan.

Ketika ajaran Islam mulai tersebar di tanah Hijaz, banyak orang masuk Islam. Hati Asya ikut tergugah mendengar keagungan Islam. Dia pun berikrar ingin masuk Islam.

Mata-mata kaum Quraisy mengetahui niat Asya. Alangkah marahnya mereka. Lalu mereka berencana menggagalkannya. Mareka pun menemui Asya. Penuh pura-pura, mereka menyapanya.

“Hai, Asya, kamu mau pergi ke mana?

“Aku sedang dalam perjalanan mencari Nabi Muhammad,” jawab Asya.

“Untuk apa kamu mencarinya?”

Aku bertekad masuk Islam,” jawab Asya yakin.

“Apa kamu tahu kalau ajaran Islam melarang orang hidup berfoya-foya?” tanya mata-mata itu.

“Ah, aku tidak keberatan melakukan itu,” tukas Asya.

“Tahukah kamu bahwa ajaran Islam melarang umatnya untuk bermabuk-mabukan?” tanya mata-mata Quraisy itu.

Asya tersentak kaget. “Benarkah? Bermabuk-mabukkan itu kan menyenangkan. Mengapa dilarang?” tanya Asya bingung.

“Kalau kamu tidak percaya, tanya saja orang-rang yang telah masuk Islam itu!” tukas mata-mata tadi.

Asya kebingungan. Dia berkata, “Wah, kalau begitu aku akan memuaskan diri dulu. Kalau sudah puas, baru aku akan berikrar masuk Islam.”

Asya pun menghela kudanya menuju tempat penjualan minuman keras. Mata-mata kaum Quraisy bersorak gembira. Dia berhasil menghalangi niat baik Asya masuk Islam.

Hari demi hari, Asya tenggelam dalam kebiasaan buruknya. Siapa yang menduga, Asya meninggal pada tahun itu juga. Asya tidak sempat bertemu Nabi Muhammad dan belum berikrar masuk Islam. Asya mati daam kerugian karena meunda kebaikan. Asyar lebih memilih kesenangan hidup yang hanya sesaat.

***

Kita tidak boleh menunda kebaikan. Jika sudah berniat baik, segeralah lakukakn. Isilah hidup kita dengan banyak kebaikan.

Ariany Syurfah, Super Stories, Arkanleema

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *