Ada seorang Badui datang menemui Rasulullah. Orang Badui itu meminta sesuatu kepada Rasul. “Aku akan berbuat baik kepadamu,” jawab Rasul
Orang Badui itu tidak berterima kasih. “Pemberianmu ini kurang bagus,” ujarnya dengan sikap kurang sopan kepada Rasul.
Rasul tersenyum melihat tingkah lakunya. Namun, sahabat Rasul yang ikut mendengar menjadi kesal. Mereka ingin memberi pelajaran kepada si Badui itu, tapi Rasul memberi isyarat agar mereka tidak marah.
Rasulullah kemudian pulang ke rumah. Tidak lama kemudiam Rasul datang kembali membawa sesuatu. “Aku berbuat baik kepadamu,” ujar Rasul sambil memberikan arang itu kepada si Badui tadi.
“Terima kasih, Tuan. Semoga Tuhan memberi balasan yang lebih baik bagimu, keluarga dan kerabatmu,” kata si Badui itu kepada Rasul.
Esok harinya, Rasulullah menemui pada sahabat. Rasul memberi nasihat kepada mereka. “Jika kalian menanggapi sikap si Badui itu dengan kemarahan, orang itu akan masuk neraka. Lihatlah bagaimana aku membinanya sehingga dia dapat menjadi orang yang berterima kasih.”
Orang Badui itu terkesan dengan sikap Rasul. Akhirnya, dia pun masuk Islam.
***
Rasul adalah manusia yang santun. Beliau tidak pernah marah. Kita harus mencontoh hal itu, karena kemarahan tidak membawa manfaat.
Ariany Syurfah, Super Stories, Arkanleema
]]>