Kiamat merupakan peristiwa paling dahsyat yang pernah dialami manusia. Namun, manusia masih hendak mengingkari apa yang di hadapan mereka dan bertanya, ‘Kapankah datangnya Kiamat itu?’
Seluruh manusia menyaksikan peristiwa yang berkembang setelah kebangkitan. Namun, Allah menjamin bahwa orang-orang yang beriman akan terjaga dengan aman dan tenteram serta terbebas dari rasa takut terhadap hari Kiamat. Pada hari itu tidak ada satu perbuatan pun yang dirahasiakan.
Orang bisa saja lupa apa yang dikerjakannya saat hidup di dunia. Namun, Allah tidak pernah lupa terhadap segala perbuatannya, bahkan Dia akan menunjukkan ke hadapannya pada hari Perhitungan. Pada hari itu, setiap orang diberi catatan amal juga hasil timbangan yang adil atas kebaikan dan kejahatannya, tanpa dirugikan sedikit pun.
Selama perhitungan, pendengaran, penglihatan, dan kulitnya menjadi saksi atas perbuatannya selama hidup di dunia. Setelah perhitungan yang menggelisahkan itu, orang-orang yang tidak beriman digiring ke neraka. Sementara itu, orang-orang beriman menjalani perhitungan yang mudah, dan memasuki surga dengan wajah cerah dan gembira
(dikutip dari Harun Yahya, Cara Cepat Meraih Keimanan, 2005)
]]>