Syaamil Quran

Manfaat Whudu : Melahirkan Ketenangan Jiwa

Wudu memiliki sejumlah dampak positif bagi kesehatan. Salah satunya dampak fisiologis. Hal ini terbukti bahwa dibasuhnya tubuh dengan air sebanyak lima kali sehari akan membantu mengistirahatkan organ-organ tubuh dan meredakan ketegangan fisik dan psikis. Aliran lembut air yang membasahi daerah-daerah wudu akan dapat memengaruhi syaraf-syaraf yang ada di daerah tersebut. Suhu air yang relatif lebih dingin memberikan rasa segar dan menenangkan pikiran, apalagi pada saat tubuh sedang terasa penat dan suhu badan meninggi.

Oleh karena itu, Dr. Ahmad Syauqy Ibrahim, salah seorang anggota Ikatan Dokter Kerajaan Arab Saudi di London mengatakan,

“Para Pakar berkesimpulan bahwa mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan bisa mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan syaraf-syaraf dan otot menjadi rileks, hilangnya kenaikan detak jantung dan nyeri-nyeri otot, kecemasan, dan insomnia (susah tidur)”.

Hal ini dikuatkan oleh salah seorang pakar dari Amerika yang mengatakan bahwa air mengandung kekuatan magis. Bahkan, membasuhkan air ke wajah dan kedua tangan—yang dimaksud adalah aktivitas wudu— adalah cara yang paling efektif untuk relaksasi (menjadikan badan rileks) dan menghilangkan tensi tinggi (emosi).

Ada pengalaman menarik dari Ustaz Abu Sangkan, penulis buku Pelatihan Shalat Khusyuk, tentang efek relaksasi yang ditimbulkan oleh aktivitas wudu. Dia mengatakan,

“Apabila kita dapat merasakan sentuhan air, pikiran kita akan bersatu dengan aliran air. Hal ini akan menyebabkan pikiran menjadi istirahat dan kendor. Saat relaksasi inilah saat yang paling tepat bagi kita untuk mengarahkan jiwa dengan niat mengingat Allah Swt. untuk membersihkan diri. Dengan demikian, dalam proses ini kita tidak hanya melakukan relaksasi tubuh, tetapi juga melakukan relaksasi yang jauh lebih penting, yaitu relaksasi rohani dengan jalan mengingat Allah Swt. Dengan cara menghadirkan jiwa inilah kita akan dapat merasakan kebersihan, ketenangan, dan kebeningan jiwa kita.”

Untuk memperjelas hal ini, ambilah beberapa contoh tentang bagaimana wudu bisa melahirkan ketenangan dan kedamaian jiwa. Ketika membasuh kepala keseluruhan maupun sebagian, misalnya, pada saat itulah wudu akan menurunkan ketegangan-ketegangan di kepala dan dapat menurunkan suhu badan. Apabila dilakukan dengan sempurna dan diniatkan untuk menerapi pikiran, membasuh muka sangat baik untuk menghindari stres dan tekanan darah tinggi, melancarkan aliran darah ke otak, dan berfungsi sebagai “tonik” yang kuat terhadap pusat-pusat syaraf. Otaklah yang mengatur suhu tubuh, tekanan darah, keseimbangan kadar kimiawi oksigen dan oksida karbon dalam darah, serta kadar berbagai zat kimia yang dikirim ke seluruh organ tubuh. Arus informasi dari semua bagian tubuh mengalir ke otak dengan bantuan kurir-kurir elektris dan kimiawi. Otak mengatur seluruh pergerakan dan segala sesuatunya ke seluruh tubuh.

Dengan demikian, secara psikologis, air mempunyai efek menenteramkan pikiran dan jiwa. Terlebih, ketika membasuh kepala pun, kita membasuhnya secara batiniah dengan cara berzikir kepada Allah Swt. agar pikiran kita dibersihkan oleh Allah Swt. dan digantikan dengan pikiran-pikiran positif yang berdimensi ketuhanan.

 

“Ilmu adalah cahaya, sementara wudu juga merupakan cahaya.

Dengan wudu, cahaya ilmu semakin gemilang.”

— Syeikh Az Zarnuji —

Sulaiman Abdurrahim. Agar Para Malaikat Berdoa Untukmu. Arkanleema

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *