syaamilquran.com – Saat ini, Kota Bandung menjadi juara destinasi wisata untuk fashion dan kuliner. Dalam dunia fashion, Bandung menjadi tujuan wisata bagi warga negara tetangga kita, Malaysia. Bisa dilihat frekuensi penerbangan dari Kuala Lumpur ke Bandung mencapai lima flight dalam sehari. Jjika ke Pasar Baru, bisa dilihat betapa ramenya pasar semi modern tersebut oleh orang-orang Malaysia. Dari sisi kuliner, sangat susah untuk melewatkan kesempatan menikmati kuliner di kota tercinta ini.
Menggagas Bandung sebagai Kota Wisata Qur’an
[caption id="attachment_2607" align="aligncenter" width="300"]
Menggagas Bandung sebagai Kota Wisata Qur’an[/caption]
Berbicara kreatifitas, kita memiliki walikota yang mencontohkan bahwa kreatifitas orang Bandung berkelas dunia. Sehingga kita bisa berharap dapat menjadi juara destinasi wisata dan menjadi juara dalam banyak hal.
Wisata religi di Indonesia sudah cukup banyak. Sebut saja Daarut Tauhid, Kubah Emas, Masjid Istiqlal dan lain-lain. Kemudian di dunia pun, jejak Islam dapat kita lihat di Spanyol dan Maroko. Pusat ibadah dunia ada di Mekkah dan Madinah. Di Madinah terdapat pusat percetakan Al Quran terbesar di dunia. Sayangnya, masyarakat tidak bisa masuk untuk melihat langsung proses pencetakan Al Quran yang berlangsung di sana. Ada aturan ketat yang diterapkan di sana. Perempuan tidak boleh masuk ruangan, dan bapak-bapak pun hanya melihat dari jauh seperti apa proses Al Quran yang kita baca itu dibuat. Jika demikian, agak sulit bagi kita untuk meresapi jiwa Al Quran ke dalam diri kita.
Kesempatan inilah yang bisa dijadikan peluang bagi ita untuk menjadikan proses pencetakan Al Quran sebagai destinasi wisata untuk Bandung. Target menjadikan Bandung sebagai kota kelas dunia mesti kita upayakan dibawah kepemimpinan walikota kita sekarang ini dan destinasi wisata Quran kelas dunia, Insya Allah bisa kita wujudkan di Kota Bandung tercinta ini.
Lalu mengapa Bandung harus menjadi juara destinasi wisata quran? Karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sekira 200 juta orang. Al Quran juga merupakan panduan utama kita sebagai muslim, yang tidak ada keraguan di dalamnya. Selain itu, animo masyarakat untuk berwisata religi pun makin luar biasa, di dalam negeri maupun luar negeri, seperti umrah plus, ziarah ke makam dan sebagainya. Semua itu adalah potensi yang luar untuk menjadikan Bandung sebagai destinasi Wisata Quran, apalagi potensi wisatanya ada, yakni di Jalan Babakan Sari 1 No . 71, yaitu Syaamil Quran.
Syaamil Quran dapat disebut sebagai percetakan quran paling kreatif dan terintegrasi se-dunia. Mengapa? Karena seluruh proses kreatifnya, mulai dari perancangan desain, konten kreatif, memiliki korelasi yang kuat antara kebutuhan dengan produk yang disediakan berdasarkan hasil survey. Visi Sygma difungsikan untuk memudahkan dan menyenangkan dalam belajar Al Quran Al Quran pun dikemas sesuai kebutuhan, dari bentuk kecil hingga besar tersedia.
Selain itu, alasan kami optimis menjadikan Syaamil Quran sebagai Pusat Destinasi Wisata di Kota Bandung, karena proses yang kami jalankan dalam mencetak Al Quran sesuai dengan syariah. Memang tidak mudah untuk mencetak Al Quran, karena banyak percetakan di Indonesia yang melakukannya begitu saja. Di negara lain, suatu percetakan harus mendapatkan sertifikat kelulusan untuk dapat mencetak Al Quran. Karena sangat mungkin di dalam racikan yang digunakan maupun dalam prosesnya terdapat kandungan yang tidak halal.
Dalam wisata religi Syaamil Quran, kita akan melihat proses bagaimana Al Quran dicetak. Bukan melihat proses saja tapi juga memahami mengapa kita harus mencintai Al Quran. Selain itu, ada adab-adab khusus memperlakukan Al Quran sampai Al Quran selesai dicetak. Bukan itu saja, pada karyawannya ada ketentuan untuk dekat dan setiap hari selalu membaca Al Quran, menjalankan shalat Duha, serta bagi karyawan yang baik bacaannya dituntut menghafal Al Quran. Hal tersebut berlaku dari office boy sampai presdirnya.
Di zaman yang serba teknologi ini, kami pun mengintegrasikan Al Quran dengan gadget. Tak lama lagi, Sygma akan meluncurkan aplikasi membaca Quran lewat handphone dan game anak untuk belajar membaca Al Quran. Membaca Al Quran melalui handphone dilengkapi voice recognition yang membantu mengenali suara untuk membantu mengoreksi bacaan. Dengan integrasi seperti ini, maka Al Quran dapat membantu belajar mengaji, memahami dan dapat didengar secara audio dan sebagainya.
Sinergi program destinasi wisata sangat mungkin dilakukan. Pusat destinasi wisata Al Quran bisa dilakukan secara sinergi oleh pemerintah, mitra swasta dan masyarakat. Terkait sinergi tersebut, Sygma siap bekerja sama dengan pemerintah Kota Bandung untuk membentuk kampung-kampung tematik. Salah satunya, menjadi mitra Pemkot Bandung untuk mewujudkan Kampung Quran. Harapannya Al Quran dapat lebih dekat dan menjadi sahabat dalam keseharian kita. Insya Allah…
(tulisan ini disarikan dari pemaparan Presdir Sygma, Riza Zacharias, saat launching program Wisata Quran, di Pameran Buku Bandung, Landmark Convention Hall, Jalan Braga, 5 Oktober 2013) *** (roni ramdan)
]]>