Syaamil Quran

Ramadhan: Bulan yang Luar Biasa

2_183

“Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu sekalian bertakwa” (QS Al Baqarah: 183)

Beberapa hari lagi, kita memasuki bulan Ramadhan, bulan kesembilan dalam penghitungan tahun Islam, yang menjadi penghulu segala bulan.

Dalam satu hadist, Rasulullah saw. bersabda: “Bulan yang paling utama adalah bulan Ramadhan dan hari yang utama adalah hari Jumat.” 

Selanjutnya, Rasulullah saw. bersabda, “Ramadhan telah datang kepada kalian, bulan yang penuh berkah. Pada bulan itu, Allah Swt. memberikan naungannya kepada kalian. Diturunkan-Nya rahmat, dihapuskan-Nya kesalahan-kesalahan dan dikabulkan-Nya doa. Pada bulan itu, Allah Swt akan melihat kalian berpacu melakukan kebaikan. Para malaikat berbangga kepada kalian dan perlihatkanlah kebaikan diri kalian kepada Allah Swt. Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang pada bulan itu tidak mendapta rahmat Allah Swt.” (HR Ath Thabrani)

Bulan Ramadhan disebut sebagai bulan yang sangat utama, karena di dalam bulan ini, terdapat keistimewaan dan keutamaan dibandingkan bulan-bulan lainnya. Diantaranya:

  1. Bulan Ramadhan adalah bulan Tarbiyah untuk mencapai takwa; melaksanakan saum Ramadhan hukumnya Fardu ‘Ain, yang bertujuan menyempurnakan ketakwaan.
  2. Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Quran. “Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia. Penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk-petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang bathil…” (QS Al Baqarah: 185)
  3. Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan dosa. “Siapa yang melakukan ibadah pada malam hari bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan ridha Allah, dosa-dosanya yang telah lalu, diampuni.” (Muttafaqun Alaih)
  4. Bulan ramadhan adalah bulan dilipatgandakannya amal saleh. Khotbah Rasulullah saw. pada akhir bulan Sya’ban. “Hai, manusia, bulan yang agung, bulan yang penuh berka telah menaung. Bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunatkan. Barangsiapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya; dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan tujuhpuluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan.” (HR Bukhari-Muslim)
  5. Bulan Ramadhan adalah bulan sabar. Surga adalah balasan bagi orang yang sabar. Khusus bagi yang berpuasa, disediakan pintu khusus bernama Rayyaan, untuk memasuki jannah.
  6. Bulan Ramadhan adalah bulan ditambahkannya rezeki orang mukmin; barang siapa memberikan sesuatu untuk berbuka kepada seseorang yang berpuasa, balasannya adalah ampunan dosa-dosanya, dirinya dibebaskan dari neraka dan dia mendapat pahala sebesar pahala yang didapat orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut.
  7. Bulan Ramadhan adalah bulan yang pada awalnya terdapat rahmat, pada tenganya perdapat ampunan dan pada akhirnya terdapa pembebasan dari neraka. “Apabila masuk bulan Ramadhan, dibukan pintu rahmat (kasih sayang) dan ditutup pintu jahanam dan setan-setan dibelenggu.” (HR Ahmad)
  8. Bulan Ramadhan memiliki satu malam yang keutamaan beramalnya di dalamnya lebih baik daripada beramal seribu bulan pada bulan lain, yakni malam Lailatul Qadar.

Mari, persiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut bulan yang penuh berkah ini. Siapkan mental dan fisik, agar kita dapat sepenuh hati beribadah kepada Allah di bulan yang sangat istimewa ini untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya.

(sumber Panduan Aktivitas Ramadhan, Sygma Publishing)

]]>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *