Salman Al Farisi adalah salah seorang sahabat Rasulullah. Dia dikenal sebagai orang yang rendah hati. Meski sudah diangkat menjadi gubernur di satu daerah, sifatnya tidak berubah.
Suatu ketika, Salman melakukan perjalanan. Tiba-tiba seorang lelaki menegurnya. Lelaki itu menyuruh Salman memikul karung miliknya sampai rumah. Salman langsung mengerjakan perintah lelaki yang tidak dikenalnya itu. Lelaki itu tidak tahu bahwa Salman adalah seorang gubernur.
Mereka berdua berjalan beriringan. Di tengah jalan, keduanya berpapasan dengan seorang lelaki yang mengenal Salman. Orang itu terkejut. Dia bertanya kepada pemilik karung,
“Hei, Pak, apakah engkau tidak tahu siapa orang yang memikul karungmu?”
Lelaki pemilik karung itu menggeleng.
“Dia itu Salman Al Farisi, gubernur kita,” jawab lelaki yang tadi bertanya.
Pemilik karung terperanjat kaget. Tubuhnya gemetar, wajahnya pucat. Dia segera menurunkan karung yang dipikul Salman.
“Maafkan aku, Tuan! Aku tidak tahu engkau Salman Al Farizi,” tuturnya. Pemilik karung sangat menyesal telah menyuruh Salman memikul karung miliknya.
Salman menjawab sambil tersenyum, “Tidak apa-apa. Bapak tenang saja. Aku tidak marah. Aku akan tetap membantu bapak memikul karung ini sampai ke rumah.”
Pemilik karung tidak mau Salman memikul karungnya. Namun, karena Salman memaksa, dia membolehkannya. Sesampainya di rumah, lelaki pemilik karung itu mengucapkan terima kasih kepada Salman. Dia kagum dengan sikap Salman yang sederhana dan rendah hati.
Sumber : Ariany Syurfah, Super Stories, Arkanleema
]]>